Senin, 19 April 2010
POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
• Pengertian Politik
Kata “politik” secara etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan teia, berarti urusan.
Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan Negara dan cara melaksanakannya. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum yang menyangkut pengaturan, pembagian, atau alokasi sumber-sumber yang ada.
• Pengertian Strategi
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.
Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan.
• Politik dan Strategi Nasional
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian defenisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan Negara tentang pembinaan serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional.
Jadi strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai saran dan tujuan yang ditetapkan oeh politik nasional.
• Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam system manajemen nasional yang berlandaskan ideology Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
• Stratifikasi Politik Nasional
Stratifikasi politik nasional dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :
1). Tingkat Penentu Kebijakan Puncak
2). Tingkat Kebijakan Umum
3). Tingkat Penentuan Kebijakan Khusus
4). Tingkat Penentuan Kebijakan Teknis
5). Dua Macam Kekuasaan dalam Pembuatan Aturan di Daerah
• Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR dimana pelaksanaannya dilaksanakan oleh Presiden selaku mandataris MPR.
Pemerintahan harus bersih dan berwibawa, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional.
POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
• Pengertian Politik
Kata “politik” secara etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan teia, berarti urusan.
Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan Negara dan cara melaksanakannya. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum yang menyangkut pengaturan, pembagian, atau alokasi sumber-sumber yang ada.
• Pengertian Strategi
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.
Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan.
• Politik dan Strategi Nasional
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian defenisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan Negara tentang pembinaan serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional.
Jadi strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai saran dan tujuan yang ditetapkan oeh politik nasional.
• Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam system manajemen nasional yang berlandaskan ideology Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
• Stratifikasi Politik Nasional
Stratifikasi politik nasional dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :
1). Tingkat Penentu Kebijakan Puncak
2). Tingkat Kebijakan Umum
3). Tingkat Penentuan Kebijakan Khusus
4). Tingkat Penentuan Kebijakan Teknis
5). Dua Macam Kekuasaan dalam Pembuatan Aturan di Daerah
• Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR dimana pelaksanaannya dilaksanakan oleh Presiden selaku mandataris MPR.
Pemerintahan harus bersih dan berwibawa, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional.
Minggu, 04 April 2010
BAB III ( KETAHANAN NASIONAL )
KETAHANAN NASIONAL
• Pegertian Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional adalah kondisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan. Kondisi kehidupan tersebut sejak dini dibina secara terus-menerus dan sinergis mulai dari pribadi, kelurga, lingkungan, daerah dan nasional.
• Pengertian Konsepsi Tannas Indonesia
Adalah konsep pengembagan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, selaras dan serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh dan terpadu berdasarkan Pancasila, UUD’45 dan Wawasan Nusantara.
• Sifat Tannas Indonesia
Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :
1). Mandiri
2). Dinamis
3). Wibawa
4). Konsultasi dan kerjasama
• Polotik di Indonesia
Politik di Indonesia, yang harus dilihat dalam konteks ketahanan nasional, meliputi dua bagian utama, yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri.
• Ketahan pada Aspek Politik
Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan politik bangsa yang berisi keuletan, ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi tantangan, ancaman, hambatan srta gangguan yang dating dari luar maupun dari dalam baik secara langsung maupun tidak langsung.
• Pengaruh Aspek Ekonomi
a). Prekonomian secara umum
perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang meliputi produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa, dan dengan usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
b). Perekonomian di Indonesia
system perekonomian bangsa Indonesia mengacu pada pasal 33 UUD’45, yang menyebutkan bahwa system perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
• Pengaruh aspek social budaya
Istilah social budaya mencakup dua segi utama kehidupan bersama manusia,yaitu segi social dimana manusia harus mengadakan kerja sama demi kelangsungan hidupnya dan sgi budaya yang merupakan keseluruhan tata nilai dan cara hidup yang manisfestasinya tampak dalam tingkah laku yang terlembagakan.
• Secara umum, gambaran identitas bangsa Indonesia berdasarkan tuntutan pancasila adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar berikut :
a). bersifat religious
b). bersifat kekeluargaan
c). bersifat serba selaras
d). bersifat kerakyatan
• Pengaruh aspek pertahanan dan keamanan
Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan Negara demi kelangsungan bangsa dan Negara RI.
• Apabila setiap warga Negara Indonesia memiliki semangat prjuangan bangsa, sadar seta peduli terhadap pengaruh yang timbul serta dapat mengeliminir pengaruh tersebut, ketahanan nasional Indonesia akan berhasil.
Jumat, 02 April 2010
BAB II
WAWASAN NUSANTARA
- Wawasan Nusantara Suatu Bangsa
Kehidupan suatu bangsa dan Negara senantiasa dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis. Karena itu,wawasan itu harus mampu memberi inspirasi pada suatu bangsa dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yang ditimbulkan oleh lingkungan startegis dan dalam mengejar kejayaannya.
Dengan demikian, wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serbaguna.
- Pengertian Wawasan Nusantara
Pengertian wawasan nusantara berdasarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN adalah : “wawasan nusantara yang merupakan wawasan nasionl yang bersumber pada pancasila dan berdasarkan UUD’45 adalah cara pandang dan sikap bangsa
- Asas Wasasan Nusantara
Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa
Asas wawasan nusantara terdiri dari : kepentingan yang sama, tujuan yang sama, keadilan, kejujuran, solidaritas, kerjasama dan kesetiaan terhadap ikrar atau kesepakatan bersama demi terpeliharanyapersatuan dan kesatuan dalam kebinekaan.
- Wawasan Nusantara dapat dilakukan dengan cara :
1). Menurut sifat/cara penyampaiannya :
a). Langsung, yang terdiri dari ceramah, diskusi, dll.
b). Tidak Langsung, yang terdiri dari media elektronik dll.
2). Menurut metode penyampaiannya :
a). Keteladanan
b). Edukasi
c). Komunikasi
d). Integrasi
