Rabu, 24 November 2010
Topeng kita, tipuan kita
Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat
Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat
Tatkala kutatap wajah. Hatiku bertanya
Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya dan bersinar indah di surga sana?
Ataukah wajah ini akan hangus legam di neraka jahanam?
Tatkala ku tatap mata, nanar hatiku bertanya.
Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan…
Menatap Allah, menatap Rasulullah, menatap kekasih2 Allah kelak?
Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, menganga, terburai menatap neraka jahanam….
Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan?
Wahai mata, apa gerangan yang kau tatap selama ini?
Tatkala kutatap mulut, apakah mulut ini yang kelak akan mendesah penuh kerinduan… mengucap “laa ilaaha ilaallah” saat malaikat maut datang menjemput?
Ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah menjulur, dengan lengking jeritan pilu, yang akan mencopot sendi-sendi setiap pendengar?
Ataukah mulut ini menjadi pemakan buah zaqun jahanam…. Yang getir, penghangus & penghancur setiap usus?
Apakah gerangan yang engkau ucapkan wahai mulut yang malang?
Berapa banyak dusta yang engkau ucapkan?
Berapa banyak hati yang remuk dengan pisau kata-katamu yang mengiris tajam?
Berapa banyak kata-kata manis semanis madu yang palsu yang engkau ucapkan untuk menipu? Betapa jarang engkau jujur………..
Betapa langkanya engkau syahdu memohon agar Tuhan mengampunimu
Tatkala kutatap tubuh. Apakah tubuh ini kelak yang akan penuh cahaya…
Bersinar, bersukacita, bercengkrama di surga?
Atau tubuh yang akan tercabik-cabik hancur, mendidih di dalam lahar membara jahanam, terpasung tanpa ampun, derita yang tak pernah berakhir…
Wahai tubuh, berapa banyak maksiat yang engkau lakukan?
Berapa banyak orang-orang yang engkau dzalimi dengan tubuhmu?
Berapa banyak hamba-hamba Allah yang lemah yang engkau tindas dengan kekuatanmu?
Berapa banyak perindu pertolongan yang engkau acuhkan tanpa peduli padahal engkau mampu? Berapa banyak hak yang engkau rampas?
Ketika kutatap hai tubuh
Seperti apa gerangan isi hatimu
Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu
Apakah hatimu daun-daun yang mudah rontok
Apakah hatimu seindah penampilanmu
Ataukah sebusuk kotoran-kotoranmu…
Begitu beda…. Begitu beda….. apa yang tampak di cermin dengan apa yang tersembunyi…
Betapa beda apa yang tampak di cermin dan apa yang tersembunyi..
Betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng, hanyalah topeng belaka
Betapa pujian yang terhambur hanya memuji topeng
Sedangkan aku… hanyalah seonggok sampah busuk yang terbungkus
Aku tertipu, aku malu ya Allah…
Allah………… selamatkan aku…….
Minggu, 14 November 2010
Teknik dan Dokumentasi Sistem
» Teknik sistem merupakan alat yang digunakan dalam menganalisis, merancang, dan mendokumentasikan system dan sub-sub sistem yang berkaitan.
» Teknik sistem penting bagi auditor intern dan ektern dan juga para personel sistem dalam pengembangan sistem informasi.
» Teknik sistem juga digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan sistem, baik secara intern bagi perusahaannya maupun secara ektern sebagai seorang konsultan
Fase dan Teknik dalam Pengembangan Sistem
1. Analisis Sistem, meliputi perumusan dan pengevaluasian pemecahan masalah. Sebelum merumuskan masalah analis harus mengumpulkan dan mengorganisasi faktafakta. Teknik sistem yang digunakan :
» Wawancara, kuisioner, telaah dokumen dan observasi
» Diagram arus data logis dan bagan arus analitis
2. Perancangan Sistem, merupakan proses untuk menspesifikasi rincian solusi yang dipilih melalui proses analisis sistem. Aktivitas ini mencakup evaluasi efektivitas dan efisiensi relatif perancangan sistem alternatif dalam kerangka seluruh persyaratan sistem. Teknik sistem yang digunakan:
» Bagan arus sistem
» Diagram aliran data
» Bagan IPO, HIPO, bagan arus program
» Pencabangan dan tabel keputusan
3. Implementasi Sistem, merupakan pelaksanaan rancangan. Aktivitasnya mencakup pemilihan dan pelatihan personel, pemasangan peralatan komputer baru, Perancangan sistem secara rinci, penulisan dan pengujian program-program komputer, pengujian sistem, pengembangan standarstandar, dokumentasi, dan pengubahan berkas. Pelaksanaan perancangan secara rinci selama tahap implementasi seringkali mencakup pemrograman komputer. Dokumentasi adalah salah satu bagian paling penting dalam implementasi sistem.
» Diagram aliran data logis atau diagram aliran data (keduanya disingkat DFD) terutama digunakan oleh karyawan pengembang sistem dalam analisis sistem.
» Penekanan (kata logis) penggunaan DFD adalah untuk memisahkan secara jelas proses logis dari sistem analis dengan proses fisik perancangan sistem.
» Analis sistem menyediakan deskripsi logis kepada perancang sistem/pemrogram, yang kemudian oleh mereka ini akan dirancang spesifikasi fisiknya.
» Simbol-simbol yang digunakan dalam DFD adalah sama dengan simbul yang ada dalam Simbol Dasar, yang terdiri atas simbul: Terminal, Proses, Penyimpanan Data, dan Aliran Data.
Penggunaan Teknik-teknik Sistem dalam pengembangan system
Terdapat beberapa pendekatan untuk mengembangkan sistem yaitu:
Dipandang dari metodologi yang digunakan:
- Pendekatan Klasik (Classical Approach)
mengembangkan sistem dengan mengikuti tahapan-tahapan di system life cycle.
- Pendekatan Terstruktur (Structured Approach)
menyediakan sistem tambahan berupa alat-alat dan teknikteknik untuk mengembangkan sistem disamping tetap mengikuti ide dari system life cycle.
Dipandang dari sasaran yang dicapai:
- Pendekatan Sepotong (Piecerneal Approach)
merupakan pendekatan pengembangan sistem yang menekankan pada suatu kegiatan atau aplikasi tertentu saja, tanpa memperhatikan posisi dan sasaran keseluruhan organisasi
- Pendekatan Sistem (Systems Approach)
memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi untuk masing-masing kegiatan atau aplikasinya.
Dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari sistem:
- Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up Approach)
dimulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut.
- Pendekatan Atas Turun (Top Down Approach)
dimulai dari level atas organisasi, yaitu level perencanaan strategis. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijakan organisasi, kemudian dilanjutkan dengan analisis kebutuhan informasi, kemudian turun ke proses trasaksi, yaitu penentuan output, input, basis data, prosedurprosedur dan kontrol.
Alat dan Teknik Pengembangan Sistem
Alat yang digunakan dalam suatu metodologi umumnya berupa gambar atau diagram atau grafik agar lebih mudah dimengerti. Selain berbentuk gambar, alat yang digunakan juga tidak berupa gambar misalnya kamus data, struktur inggris, pseudocode atau formulirformulir untuk mencatat atau menyajikan data.
Alat-alat pengembangan sistem yang berbentuk Diagram
a.Diagram HIPO (Hierarchy plus Input-Proces-Output)
b.Diagram aliran data (DFD/Data Flow diagram)
c.Diagram keterhubungan entitas (ERD/Entity Relationship Diagram)
d.Diagram Perubahan status (STD/State Transition Diagram)
e.Structured Chart
f. Diagram SADT (Structured Analysis and Design Techniques)
g.Diagram Warnier/Orr
h.Diagram Jakson’s
i. Diagram UML
Sabtu, 13 November 2010
PEGANGLAH TANGANKU
matahariku.......
sudah jelas dan pastitiada hari yang datang padakutanpa kehadiranmuKatakan padaku......dengan langkah lakumudengan tarian yang mempesonakan,,,
kubahwa kau memang matahariku....
Aku telah bersedia......dengan kekhusyanku.....untuk mendampingi hidupmuuntuk selalu menikmati.....terang dan indahnya sinarmu
Wahai matahariku.....cintaku....berikanlah tanganmu kepadakuagar aku bisa mencium....dan memegang selamanya........
Senin, 11 Oktober 2010
Faktor-Faktor Keberhasilan E-Business
Merupakan faktor penting pertama dalam memetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business. Seperti diketahui terdapat dua strategi dasar yang dapat diikuti organisasi jenis apapun yaitu, menjadi produsen yang berbiaya rendah ( low-cost producer ) atau menyediakan produk yang didiferensiasikan ( Bab 1 ). Desain Website yang optimal didukung fasilitas telp bebas pulsa bagi perusahaan yang mengejar strategi diferensiasi produk didasarkan pada kualitas pelayanan pada pelanggannya, tampaknya akan lebih cocok dibandingkan dengan perusahaan yang melihat dirinya sebagai penyedia komoditas berbiaya rendah. Lelang terbalik ( reverse auction ) akan lebih sesuai digunakan untuk jenis perusahaan penyedia komoditas berbiaya rendah.
Tiga karakteristik utama transaksi bisnis
Merupakan faktor penting kedua adalah memastikan bahwa proses e-business memiliki tiga karakteristik berikut :
*
Validasi .kedua pihak dalam suatu transaksi harus dapat menyatakan keaslian identitas kedua belah pihak untuk memastiakan bahwa transaksi tersebut valid dan sah.
*
Integritas kedua pihak dalam suatu transaksi harus yakin bahwa informasi yang di pertukarkan akura tdan tidak diubah selama proses transmisi.
*
Privasi. Privasi atau keberhasilan transaksi bisnis dan informasi apa pun yang dipertukarkan dalam transaksi tersebut harus disimpan dengan baik, jika diinginkan oleh salah satu pihak.
Teknik Enkripsi
Enkripsi adalah proses konversi pesan dari teks biasa menjadi kode rahasia. Teknik ini melibatkan penggunaan formula, yang dinamakan dengan kunci (key) untuk mengubah informasi aslinya.
Jenis-jenis enkripsi:
1. Data encryption system (DES) atau single key system dinamakan demikian karena mempergunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pesan.
Keunggulan: Kelemahan:
*
sederhana - pengirim harus memberikan kunci rahasianya kepada
*
cepat penerima pesan
*
efisien - efektivitasnya tergantung pada pengawasan atas orang yang mengetahui kunci rahasianya
Pendekatan utama dalam enkripsi adalah infrastruktur kunci publik atau public key infrastructure yang mempergunakan dua kunci. Kunci pertama adalah public key tersedia untuk publik. Kunci yang kedua adalah private key yang bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh pemilik kunci tersebut. Kedua kunci tersebut dapat dipergunakan untuk mengkodekan pesan tetapi hanya kunci lainnya dari kedua kunci tersebut yang dapat dipergunakan untuk memecahkan kode pesan.
2. Public key infrastructure memiliki dua keunggulan utama:
*
Meniadakan masalah yang timbul karena harus menyebarkan kunci tunggal
*
Lebih aman karena ada dua kunci yang berbeda yang dipergunakan untuk enkripsi pesan
Kelemahan dari Public key infrastructure adalah lebih lambat dari single key system. Oleh sebab itu, kedua jenis sistem enkripsi dipergunakan untuk melaksanakan e-business.
Contoh: Mempergunakan Enkripsi untuk Melakukan E-Business
Langkah 1. Pertukaran dan validasi sertifikasi digital dan dapatkan kunci publik pihak yang lain.
Langkah 2. Enkripsi dan kirim dokumen
*
membuat digest dari teks normal penawaran tersebut.
*
melakukan enkripsi digest penawaran dengan menggunakan private key.
Intisari yang dienkripsi merupakan digital signature dari dari s&s
- melakukan enkripsi penawaran dengan menggunakan DES.
- mempergunakan public key badan pemerintah untuk melakukan enkripsi kunci DES
Langkah 3. Mengirim paket ke penerima (website badan pemerintah)
Langkah 4. Badan pemerintah akan melakukan enkripsi dengan:
*
menggunakan public key s&s untuk memecahkan kode digital signature yang diterima
*
menggunakan private key untuk memecahkan kode kunci DES yang dipergunakan s&s.
*
menggunakan kunci DES tersebut untuk memecahkan kode pesan penawaran s&s
*
membuat kembali digest penawaran s&s
*
membandingkan digest yang telah dipecahkan dengan digest yang dibuat kembali
Langkah 5. Badan pemerintah mengirim pemberitahuan secara elektronik kepada s&s bahwa penawaran mereka telah diterima.
Senin, 19 April 2010
POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
• Pengertian Politik
Kata “politik” secara etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan teia, berarti urusan.
Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan Negara dan cara melaksanakannya. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum yang menyangkut pengaturan, pembagian, atau alokasi sumber-sumber yang ada.
• Pengertian Strategi
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.
Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan.
• Politik dan Strategi Nasional
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian defenisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan Negara tentang pembinaan serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional.
Jadi strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai saran dan tujuan yang ditetapkan oeh politik nasional.
• Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam system manajemen nasional yang berlandaskan ideology Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
• Stratifikasi Politik Nasional
Stratifikasi politik nasional dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :
1). Tingkat Penentu Kebijakan Puncak
2). Tingkat Kebijakan Umum
3). Tingkat Penentuan Kebijakan Khusus
4). Tingkat Penentuan Kebijakan Teknis
5). Dua Macam Kekuasaan dalam Pembuatan Aturan di Daerah
• Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR dimana pelaksanaannya dilaksanakan oleh Presiden selaku mandataris MPR.
Pemerintahan harus bersih dan berwibawa, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional.
POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
• Pengertian Politik
Kata “politik” secara etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan teia, berarti urusan.
Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan Negara dan cara melaksanakannya. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum yang menyangkut pengaturan, pembagian, atau alokasi sumber-sumber yang ada.
• Pengertian Strategi
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.
Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan.
• Politik dan Strategi Nasional
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian defenisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan Negara tentang pembinaan serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional.
Jadi strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai saran dan tujuan yang ditetapkan oeh politik nasional.
• Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam system manajemen nasional yang berlandaskan ideology Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
• Stratifikasi Politik Nasional
Stratifikasi politik nasional dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :
1). Tingkat Penentu Kebijakan Puncak
2). Tingkat Kebijakan Umum
3). Tingkat Penentuan Kebijakan Khusus
4). Tingkat Penentuan Kebijakan Teknis
5). Dua Macam Kekuasaan dalam Pembuatan Aturan di Daerah
• Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR dimana pelaksanaannya dilaksanakan oleh Presiden selaku mandataris MPR.
Pemerintahan harus bersih dan berwibawa, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional.
Minggu, 04 April 2010
BAB III ( KETAHANAN NASIONAL )
KETAHANAN NASIONAL
• Pegertian Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional adalah kondisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan. Kondisi kehidupan tersebut sejak dini dibina secara terus-menerus dan sinergis mulai dari pribadi, kelurga, lingkungan, daerah dan nasional.
• Pengertian Konsepsi Tannas Indonesia
Adalah konsep pengembagan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, selaras dan serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh dan terpadu berdasarkan Pancasila, UUD’45 dan Wawasan Nusantara.
• Sifat Tannas Indonesia
Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :
1). Mandiri
2). Dinamis
3). Wibawa
4). Konsultasi dan kerjasama
• Polotik di Indonesia
Politik di Indonesia, yang harus dilihat dalam konteks ketahanan nasional, meliputi dua bagian utama, yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri.
• Ketahan pada Aspek Politik
Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan politik bangsa yang berisi keuletan, ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi tantangan, ancaman, hambatan srta gangguan yang dating dari luar maupun dari dalam baik secara langsung maupun tidak langsung.
• Pengaruh Aspek Ekonomi
a). Prekonomian secara umum
perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang meliputi produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa, dan dengan usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
b). Perekonomian di Indonesia
system perekonomian bangsa Indonesia mengacu pada pasal 33 UUD’45, yang menyebutkan bahwa system perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
• Pengaruh aspek social budaya
Istilah social budaya mencakup dua segi utama kehidupan bersama manusia,yaitu segi social dimana manusia harus mengadakan kerja sama demi kelangsungan hidupnya dan sgi budaya yang merupakan keseluruhan tata nilai dan cara hidup yang manisfestasinya tampak dalam tingkah laku yang terlembagakan.
• Secara umum, gambaran identitas bangsa Indonesia berdasarkan tuntutan pancasila adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar berikut :
a). bersifat religious
b). bersifat kekeluargaan
c). bersifat serba selaras
d). bersifat kerakyatan
• Pengaruh aspek pertahanan dan keamanan
Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan Negara demi kelangsungan bangsa dan Negara RI.
• Apabila setiap warga Negara Indonesia memiliki semangat prjuangan bangsa, sadar seta peduli terhadap pengaruh yang timbul serta dapat mengeliminir pengaruh tersebut, ketahanan nasional Indonesia akan berhasil.
Jumat, 02 April 2010
BAB II
WAWASAN NUSANTARA
- Wawasan Nusantara Suatu Bangsa
Kehidupan suatu bangsa dan Negara senantiasa dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis. Karena itu,wawasan itu harus mampu memberi inspirasi pada suatu bangsa dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yang ditimbulkan oleh lingkungan startegis dan dalam mengejar kejayaannya.
Dengan demikian, wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serbaguna.
- Pengertian Wawasan Nusantara
Pengertian wawasan nusantara berdasarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN adalah : “wawasan nusantara yang merupakan wawasan nasionl yang bersumber pada pancasila dan berdasarkan UUD’45 adalah cara pandang dan sikap bangsa
- Asas Wasasan Nusantara
Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa
Asas wawasan nusantara terdiri dari : kepentingan yang sama, tujuan yang sama, keadilan, kejujuran, solidaritas, kerjasama dan kesetiaan terhadap ikrar atau kesepakatan bersama demi terpeliharanyapersatuan dan kesatuan dalam kebinekaan.
- Wawasan Nusantara dapat dilakukan dengan cara :
1). Menurut sifat/cara penyampaiannya :
a). Langsung, yang terdiri dari ceramah, diskusi, dll.
b). Tidak Langsung, yang terdiri dari media elektronik dll.
2). Menurut metode penyampaiannya :
a). Keteladanan
b). Edukasi
c). Komunikasi
d). Integrasi
Rabu, 10 Maret 2010
PENGANTAR PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
kondisi dan tuntutan yang berbeda tersbut ditanggapi oleh bangsa indonesia berdasarkan persamaan nilai-nilai perjuangan bangsa yang senantiasa tumbuh dan berkembang.
Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik.
Pengertian Bangsa
Bangsa adalah orang-orang yang memilki kesamaan asal ketrununan, bangsa, adat dan sejarah serta berpemerintahan sendiri.
Konsep Demokrasi
Defenisi demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan dari/ oleh/ untuk rakyat.
Bentuk Demokrasi
a. Pemerintahan Monarki
b. Pemerintahan Republik
Pemahaman Demokrasi di Indonesia
Dalam sistem kepartaian dikenal adanya 3 sistem kepartaian, yaitu sistem multi partai, sistem dua partai, dan sistem satu partai.
Kamis, 04 Maret 2010
CINTA DUNIA
SO.... HATI2,,,,,,
