Rabu, 24 November 2010

Topeng kita, tipuan kita

Tatkala kudatangi sebuah cermin

Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat

Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat



Tatkala kutatap wajah. Hatiku bertanya

Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya dan bersinar indah di surga sana?

Ataukah wajah ini akan hangus legam di neraka jahanam?



Tatkala ku tatap mata, nanar hatiku bertanya.

Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan…

Menatap Allah, menatap Rasulullah, menatap kekasih2 Allah kelak?

Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, menganga, terburai menatap neraka jahanam….

Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan?

Wahai mata, apa gerangan yang kau tatap selama ini?



Tatkala kutatap mulut, apakah mulut ini yang kelak akan mendesah penuh kerinduan… mengucap “laa ilaaha ilaallah” saat malaikat maut datang menjemput?

Ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah menjulur, dengan lengking jeritan pilu, yang akan mencopot sendi-sendi setiap pendengar?



Ataukah mulut ini menjadi pemakan buah zaqun jahanam…. Yang getir, penghangus & penghancur setiap usus?

Apakah gerangan yang engkau ucapkan wahai mulut yang malang?

Berapa banyak dusta yang engkau ucapkan?

Berapa banyak hati yang remuk dengan pisau kata-katamu yang mengiris tajam?

Berapa banyak kata-kata manis semanis madu yang palsu yang engkau ucapkan untuk menipu? Betapa jarang engkau jujur………..

Betapa langkanya engkau syahdu memohon agar Tuhan mengampunimu



Tatkala kutatap tubuh. Apakah tubuh ini kelak yang akan penuh cahaya…

Bersinar, bersukacita, bercengkrama di surga?

Atau tubuh yang akan tercabik-cabik hancur, mendidih di dalam lahar membara jahanam, terpasung tanpa ampun, derita yang tak pernah berakhir…



Wahai tubuh, berapa banyak maksiat yang engkau lakukan?

Berapa banyak orang-orang yang engkau dzalimi dengan tubuhmu?

Berapa banyak hamba-hamba Allah yang lemah yang engkau tindas dengan kekuatanmu?

Berapa banyak perindu pertolongan yang engkau acuhkan tanpa peduli padahal engkau mampu? Berapa banyak hak yang engkau rampas?



Ketika kutatap hai tubuh

Seperti apa gerangan isi hatimu

Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu

Apakah hatimu daun-daun yang mudah rontok

Apakah hatimu seindah penampilanmu

Ataukah sebusuk kotoran-kotoranmu…



Begitu beda…. Begitu beda….. apa yang tampak di cermin dengan apa yang tersembunyi…

Betapa beda apa yang tampak di cermin dan apa yang tersembunyi..

Betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng, hanyalah topeng belaka

Betapa pujian yang terhambur hanya memuji topeng

Sedangkan aku… hanyalah seonggok sampah busuk yang terbungkus



Aku tertipu, aku malu ya Allah…



Allah………… selamatkan aku…….

Minggu, 14 November 2010

Teknik dan Dokumentasi Sistem

TEKNIK & DOKUMENTASI SISTEM
Pengertian dan Pengguna Teknik Sistem

» Teknik sistem merupakan alat yang digunakan dalam menganalisis, merancang, dan mendokumentasikan system dan sub-sub sistem yang berkaitan.

» Teknik sistem penting bagi auditor intern dan ektern dan juga para personel sistem dalam pengembangan sistem informasi.

» Teknik sistem juga digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan sistem, baik secara intern bagi perusahaannya maupun secara ektern sebagai seorang konsultan

Fase dan Teknik dalam Pengembangan Sistem

1. Analisis Sistem, meliputi perumusan dan pengevaluasian pemecahan masalah. Sebelum merumuskan masalah analis harus mengumpulkan dan mengorganisasi faktafakta. Teknik sistem yang digunakan :

» Wawancara, kuisioner, telaah dokumen dan observasi
» Diagram arus data logis dan bagan arus analitis

2. Perancangan Sistem, merupakan proses untuk menspesifikasi rincian solusi yang dipilih melalui proses analisis sistem. Aktivitas ini mencakup evaluasi efektivitas dan efisiensi relatif perancangan sistem alternatif dalam kerangka seluruh persyaratan sistem. Teknik sistem yang digunakan:

» Bagan arus sistem
» Diagram aliran data
» Bagan IPO, HIPO, bagan arus program
» Pencabangan dan tabel keputusan

3. Implementasi Sistem, merupakan pelaksanaan rancangan. Aktivitasnya mencakup pemilihan dan pelatihan personel, pemasangan peralatan komputer baru, Perancangan sistem secara rinci, penulisan dan pengujian program-program komputer, pengujian sistem, pengembangan standarstandar, dokumentasi, dan pengubahan berkas. Pelaksanaan perancangan secara rinci selama tahap implementasi seringkali mencakup pemrograman komputer. Dokumentasi adalah salah satu bagian paling penting dalam implementasi sistem.
Diagram Aliran Data Logis
» Diagram aliran data logis atau diagram aliran data (keduanya disingkat DFD) terutama digunakan oleh karyawan pengembang sistem dalam analisis sistem.

» Penekanan (kata logis) penggunaan DFD adalah untuk memisahkan secara jelas proses logis dari sistem analis dengan proses fisik perancangan sistem.

» Analis sistem menyediakan deskripsi logis kepada perancang sistem/pemrogram, yang kemudian oleh mereka ini akan dirancang spesifikasi fisiknya.

» Simbol-simbol yang digunakan dalam DFD adalah sama dengan simbul yang ada dalam Simbol Dasar, yang terdiri atas simbul: Terminal, Proses, Penyimpanan Data, dan Aliran Data.

Penggunaan Teknik-teknik Sistem dalam pengembangan system

Terdapat beberapa pendekatan untuk mengembangkan sistem yaitu:

Dipandang dari metodologi yang digunakan:
- Pendekatan Klasik (Classical Approach)
mengembangkan sistem dengan mengikuti tahapan-tahapan di system life cycle.
- Pendekatan Terstruktur (Structured Approach)
menyediakan sistem tambahan berupa alat-alat dan teknikteknik untuk mengembangkan sistem disamping tetap mengikuti ide dari system life cycle.

Dipandang dari sasaran yang dicapai:
- Pendekatan Sepotong (Piecerneal Approach)
merupakan pendekatan pengembangan sistem yang menekankan pada suatu kegiatan atau aplikasi tertentu saja, tanpa memperhatikan posisi dan sasaran keseluruhan organisasi
- Pendekatan Sistem (Systems Approach)
memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi untuk masing-masing kegiatan atau aplikasinya.

Dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari sistem:
- Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up Approach)
dimulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut.
- Pendekatan Atas Turun (Top Down Approach)
dimulai dari level atas organisasi, yaitu level perencanaan strategis. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijakan organisasi, kemudian dilanjutkan dengan analisis kebutuhan informasi, kemudian turun ke proses trasaksi, yaitu penentuan output, input, basis data, prosedurprosedur dan kontrol.

Alat dan Teknik Pengembangan Sistem

Alat yang digunakan dalam suatu metodologi umumnya berupa gambar atau diagram atau grafik agar lebih mudah dimengerti. Selain berbentuk gambar, alat yang digunakan juga tidak berupa gambar misalnya kamus data, struktur inggris, pseudocode atau formulirformulir untuk mencatat atau menyajikan data.

Alat-alat pengembangan sistem yang berbentuk Diagram

a.Diagram HIPO (Hierarchy plus Input-Proces-Output)

b.Diagram aliran data (DFD/Data Flow diagram)

c.Diagram keterhubungan entitas (ERD/Entity Relationship Diagram)

d.Diagram Perubahan status (STD/State Transition Diagram)

e.Structured Chart

f. Diagram SADT (Structured Analysis and Design Techniques)

g.Diagram Warnier/Orr

h.Diagram Jakson’s

i. Diagram UML

Sabtu, 13 November 2010

PEGANGLAH TANGANKU

matahariku.......

sudah jelas dan pastitiada hari yang datang padakutanpa kehadiranmuKatakan padaku......dengan langkah lakumudengan tarian yang mempesonakan,,,

kubahwa kau memang matahariku....

Aku telah bersedia......dengan kekhusyanku.....untuk mendampingi hidupmuuntuk selalu menikmati.....terang dan indahnya sinarmu

Wahai matahariku.....cintaku....berikanlah tanganmu kepadakuagar aku bisa mencium....dan memegang selamanya........